
Palangka Raya, KabarLewu.com – Sejumlah anggota DPRD Kota Palangka Raya turun langsung ke Kelurahan Bereng Bengkel, Kecamatan Sabangau, Kamis (13/8/2026), untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya Nenie Adriati Lambung bersama anggota DPRD lainnya, yakni Sumadi, Basirun B. Sahepar, Muhammad Hasan Busyairi, Mukarramah, Arif Norkim, Debora Holdae Veronika Lesa, Dede Ardiansyah, dan Deby Setiawan.
Turut hadir Camat Sabangau, Lurah Bereng Bengkel, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, serta warga setempat.
Dalam dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan dan kebutuhan pembangunan. Isu utama yang disorot adalah kondisi jalan di wilayah Bereng Bengkel yang masih rusak dan membutuhkan peningkatan.
Selain infrastruktur jalan, warga juga menyoroti pelayanan kesehatan. Keberadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah tersebut diminta untuk mendapat perhatian lebih, baik dari sisi fasilitas maupun tenaga kesehatan.
Warga juga menyampaikan kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar di sekolah-sekolah setempat dapat berjalan lebih optimal.
Usai dialog, para anggota DPRD kemudian turun langsung meninjau sejumlah fasilitas di lapangan, termasuk lingkungan sekolah dan sarana pelayanan masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan dibawa ke rapat dewan dan diteruskan kepada pemerintah daerah.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat. Apa yang menjadi aspirasi warga akan kami sampaikan dan kami perjuangkan sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.
Anggota DPRD lainnya berharap kegiatan reses ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Aspirasi warga diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang konkret.
Fokus utama tindak lanjut diarahkan pada perbaikan jalan, peningkatan fasilitas kesehatan melalui penguatan Pustu, pemerataan fasilitas pendidikan, serta pemenuhan pelayanan dasar lainnya bagi masyarakat Bereng Bengkel.
Dengan demikian, pembangunan di wilayah pinggiran kota dapat berjalan merata dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. (Lew)
