Peristiwa

UPR Sudah Gelar PJJ Sejak 31 Agustus, Tunggu Evaluasi Kualitas Udara

UPR Sudah Gelar PJJ Sejak 31 Agustus, Tunggu Evaluasi Kualitas Udara

Info Palangka Raya, Peristiwa
Palangka Raya, KabarLewu.com  - Universitas Palangka Raya (UPR) resmi mengalihkan seluruh kegiatan perkuliahan tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring sejak 31 Agustus 2026 lalu.Kebijakan itu diambil menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla di Kota Palangka Raya. Keputusan tertuang dalam Pengumuman Rektor Nomor 6072/UN24/DT/2026 yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Natalina Asi. Kebijakan berlaku untuk seluruh jenjang: diploma, sarjana, profesi, spesialis, magister, hingga doktor. “Pelaksanaan kembali perkuliahan secara tatap muka akan ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi terhadap perkembangan kondisi karhutla, kabut asap, kualitas udara, jarak pandang, aspek kesehatan, dan aspek keselamatan sivitas akademika,” kata Natal...
Jekan Raya Zona Merah Karhutla, Kualitas Udara Palangka Raya Sangat Tidak Sehat

Jekan Raya Zona Merah Karhutla, Kualitas Udara Palangka Raya Sangat Tidak Sehat

Info Palangka Raya, Peristiwa
Palangka Raya, KabarLewu.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya belum mereda. BPBD mencatat 443 kejadian karhutla dengan total luasan lahan lterbakar 499,91 hektare sejak status siaga darurat diberlakukan 1 Juni 2026. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Palangka Raya Heri Fauzi mengatakan, ratusan kejadian itu tersebar di hampir seluruh kecamatan. “Berdasarkan data BPBD Kota Palangka Raya, Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan kejadian karhutla terbanyak, yakni 300 kejadian,” ungkapnya, Sabtu (5/9/2026). Adapun rinciannya: Kecamatan Sebangau 90 kejadian, Pahandut 37 kejadian, Bukit Batu 14 kejadian, dan Rakumpit 1 kejadian. Heri menyebut cuaca kering menjadi pemicu utama. Berkurangnya curah hujan membuat kondisi lahan sem...
9 Warga Petuk Katimpun Dievakuasi ke Rumah Singgah akibat Kabut Asap

9 Warga Petuk Katimpun Dievakuasi ke Rumah Singgah akibat Kabut Asap

Peristiwa
Kabarlewu.com, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya, khususnya Kelurahan Petuk Katimpun, semakin meluas. Kondisi tersebut turut menyebabkan kabut asap semakin pekat dan mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat. Akibat kondisi itu, sebanyak sembilan warga Kelurahan Petuk Katimpun terpaksa dievakuasi ke rumah singgah pada Jumat (28/8/2026) sore. Mereka dipindahkan sebagai upaya penanganan terhadap warga yang terdampak kabut asap akibat karhutla. Sembilan warga tersebut yakni Putri, Aldri, Forjun, Izahria, Hatim Priyadi, M. Ilham, Ny. Susi, Ny. Sisilia Soge, dan Anang. Seluruhnya dievakuasi ke rumah singgah yang berada di Jalan Badak, Kota Palangka Raya. Lurah Petuk Katimpun, Brita Asi, mengatakan warga yang membutuhkan penangan...
Excavator PUPR Kota Palangka Raya Ambles ke Gambut saat Hendak Keruk Lokasi Karhutla

Excavator PUPR Kota Palangka Raya Ambles ke Gambut saat Hendak Keruk Lokasi Karhutla

Info Palangka Raya, Peristiwa
Palangka Raya, KabarLewu.com - Excavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya mengalami insiden ambles ke dalam lahan gambut saat hendak melakukan pengerukan di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun. Lurah Petuk Katimpun, Brita Asi, mengatakan alat berat tersebut sedianya dikerahkan untuk membuat sumur di lokasi yang menjadi titik penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Excavator itu rencananya untuk membuat sumur di lokasi Karhutla,” kata Brita Asi. Namun, saat hendak melakukan pekerjaan di lokasi, kondisi tanah gambut membuat alat berat tersebut ambles. Kondisi tersebut menjadi kendala dalam upaya penanganan Karhutla di wilayah Petuk Katimpun. Pembuatan sumur di lokasi Karhutla diharapkan dapat mendukung upaya pemadaman dan penanganan k...
8 Hektare Lahan Kosong di Petuk Katimpun Terbakar

8 Hektare Lahan Kosong di Petuk Katimpun Terbakar

Peristiwa
KabarLewu.com – Belasan alat pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kebakaran lahan di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun, Selasa 11 Agustus 2026. Sekitar 6-8 lahan kosong terbakar sejak Senin malam. Tim Damkar dan relawan berjibaku memadamkan kobaran api yang terus mendekat ke permukiman warga RT 002. Petugas mengalami kendala untuk melakukan pemadaman karena akses jalan dan jembatan tidak ada. Di sisi lain di lokasi sangat sedikit air. Parit mulai mongering. Api terus membakar semak dekat rumah ketua RT Seinto. Proses pemadaman dilakukan melalui darat dan udara. Sekitar pukul 11.30 WIB kobaran api mulai bisa dikendalikan. Api yang membakar lahan milik masyarakat ini menurut Lurah Petuk Katimpun, Brita Asi berasal dari kebakaran lahan di wilayah Danau Rangas, Kelurahan Bukit...
Korban Tenggelam Ditemukan di Sungai Kahayan

Korban Tenggelam Ditemukan di Sungai Kahayan

Peristiwa
Palangka Raya, KabarLewu.com. - Upaya pencarian Muhammad Kasfi Rosadi, warga RT 1, RW 5, Kampung Baru yang diduga tenggelam di Daerah Aliran Sungai Kahayan, kawasan Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada Senin 10 Agustus 2026, menyusul peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya, tepatnya Minggu 9 Agustus 2026 sekitar pukul 10.40 WIB. Kasi Operasi Kantor SAR Palangka Raya, Maulana Abdillah, menyampaikan bahwa jenazah korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Penemuan tersebut terjadi pada pukul 10.33 WIB, setelah tim gabungan melakukan pencarian secara intensif sejak peristiwa terjadi. “Jenazah korban rencananya akan kami bawa ke ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus sebelum diserahkan ke...
Elang Wallace Kembali ke Habitatnya

Elang Wallace Kembali ke Habitatnya

Peristiwa
Kuala Kapuas, KabarLewu. com — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bersama PT Industrial Forest Plantation (PT IFP) dan Universitas Palangka Raya melepasliarkan seekor Elang Wallace di Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT) PT IFP.KK Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 yang diperingati setiap 10 Agustus. Pelepasliaran ini merupakan strategi konservasi in-situ untuk mengembalikan satwa ke habitat alaminya setelah melalui proses penyelamatan, rehabilitasi, dan evaluasi kesehatan. Keberhasilan pelepasliaran diukur dari kemampuan satwa bertahan, beradaptasi, dan menjalankan fungsi ekologisnya. Elang Wallace termasuk kategori vulnerable dalam IUCN Red List. Sebagai burung pemangsa, keberadaann...
Lagi-lagi Wisata Gosong Memakan Korban, Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kahayan

Lagi-lagi Wisata Gosong Memakan Korban, Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kahayan

Peristiwa
Palangka Raya, KabarLewu.com – Lagi-lagi kawasan gosong di Sungai Kahayan memakan korban. Seorang remaja berusia 14 tahun dilaporkan tenggelam saat bermain di kawasan gosong dekat Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Minggu pagi (9/8/2026). Korban diketahui bernama Muhammad Kasfi Rosadi, warga Kelurahan Pahandut. Hingga pukul 11.40 WIB, proses pencarian korban masih berlangsung. Orang tua korban, Muhammad Ridho Riski, bersama tim SAR dan sejumlah relawan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Lurah Pahandut, Ahmad Reza, turut memantau langsung proses pencarian. Ia membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Menurut Reza, korban saat itu bermain ke kawasan gosong bersama empat orang rekannya. Namun, nahas, korban kemudian dilaporkan tenggel...
Sebagian Besar Wilayah Kalteng Alami Curah Hujan Rendah

Sebagian Besar Wilayah Kalteng Alami Curah Hujan Rendah

Peristiwa
Palangka Raya, KabarLewu.com - Curah hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah selama Juli 2026 berada pada kategori rendah. Artinya, hampir seluruh wilayah Kalteng menerima curah hujan antara 0 hingga 100 milimeter sepanjang bulan tersebut. Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut BMKG Palangka Raya, Chandra Mukti Wijaya, menyampaikan hasil analisis tersebut. “Analisis curah hujan wilayah Kalimantan Tengah didominasi pada curah hujan rendah, yakni 0 sampai 100 milimeter,” katanya di Palangka Raya, Rabu (5/8/2026). Meski demikian, sejumlah wilayah masih mencatat curah hujan kategori menengah. Kategori ini berada pada kisaran 100 hingga 300 milimeter dan ditandai warna kuning pada peta analisis BMKG. “Untuk kategori curah hujan menengah, yakni 100 sampai...
Antisipasi Karhutla, Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kesiapsiagaan Satgas Operasi

Antisipasi Karhutla, Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kesiapsiagaan Satgas Operasi

Peristiwa
PALANGKA RAYA - Kabagops Polresta Palangka Raya Polda Kalteng, Kompol Henry, S.E. memimpin apel pagi di Markas Polresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 3,5, Kota Palangka Raya, Selasa (4/8/2026) pagi. Apel pagi tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Palangka Raya memastikan seluruh personel siap siaga menghadapi potensi bencana karhutla selama musim kemarau 2026. Dalam amanatnya, Kompol Henry menyampaikan arahan Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. kepada seluruh Pejabat Utama, Perwira dan personel yang hadir. Penekanan utama yang disampaikan yakni terkait optimalisasi upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini mulai terjadi di beberapa wilayah Kota Palangka Raya. “Upaya penanggulangan karhutla diharapkan dapat...