9 Warga Petuk Katimpun Dievakuasi ke Rumah Singgah akibat Kabut Asap

Kabarlewu.com, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya, khususnya Kelurahan Petuk Katimpun, semakin meluas.

Kondisi tersebut turut menyebabkan kabut asap semakin pekat dan mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat.

Akibat kondisi itu, sebanyak sembilan warga Kelurahan Petuk Katimpun terpaksa dievakuasi ke rumah singgah pada Jumat (28/8/2026) sore. Mereka dipindahkan sebagai upaya penanganan terhadap warga yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Sembilan warga tersebut yakni Putri, Aldri, Forjun, Izahria, Hatim Priyadi, M. Ilham, Ny. Susi, Ny. Sisilia Soge, dan Anang. Seluruhnya dievakuasi ke rumah singgah yang berada di Jalan Badak, Kota Palangka Raya.

Lurah Petuk Katimpun, Brita Asi, mengatakan warga yang membutuhkan penanganan telah ditindaklanjuti oleh tim kesehatan karhutla bersama dokter dari UPT Puskesmas Jekan Raya.

Baca Juga :  Luas Lahan Terbakar di Kalteng Tembus 3.069 Hektar

“Warga yang membutuhkan penanganan sudah ditindaklanjuti oleh tim kesehatan karhutla dan dokter Puskesmas Jekan Raya,” ujar Brita.

Evakuasi ini dilakukan sebagai langkah untuk memberikan perlindungan dan penanganan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh kondisi kabut asap.

Pemerintah dan tim terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi warga serta situasi karhutla di wilayah Petuk Katimpun. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *