Kalteng Masih Berawan, Udara Kabur Akibat Kabut Asap

Palangka Raya, KabarLewu.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur Kabupaten Murung Raya pada 3-6 September 2026.

Prakirawan BMKG Palangka Raya, Lian Andriani mengatakan, untuk periode 31 Agustus – 2 September 2026 belum ada wilayah di Kalteng yang diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

“Untuk periode 31 Agustus sampai 2 September 2026, tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang,” katanya, Senin (31/8/202).

Memasuki 3-6 September, potensi hujan baru muncul di Murung Raya dan sekitarnya. “Untuk tanggal 3 sampai 6 September, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di wilayah Murung Raya dan sekitarnya,” jelasnya.

Baca Juga :  PKKMB 2026 FKIP UPR Cetak Mahasiswa "Berdampak", Tanamkan Kepedulian Sosial

Di sisi lain, BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi cuaca yang masih cenderung kering dapat meningkatkan risiko kebakaran.

“Untuk wilayah Kalimantan Tengah secara umum masih perlu mewaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apa pun,” tegas Lian.

Ia juga mengingatkan potensi udara kabur akibat kabut asap. Jika kualitas udara memburuk, masyarakat diminta mengurangi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker.

Secara umum, suhu udara di Kalteng pada periode tersebut berkisar 22–35°C dengan kelembapan 45-98%. Angin bertiup dari arah utara hingga barat dengan kecepatan 5-25 km/jam. (Lew)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *